26 April 2012

Dear Bebii : Kita dulu, Kita sekarang

"Nggak usah mimpiin aku, yang penting kamu mimpi indah"

Kamu masih inget kalimat itu, bii? Sms penutup saat aku pamitan mau tidur duluan. Dulu. Jaman-jamannya masih PDKTan. Hihi.

Lalu kamu akan menjawab : "Loh? Gimana kalo ternyata mimpi indah aku itu adalah mimpi dengan kamu sebagai objeknya?"

Aahhh, bebii sayang... kamu selalu tau caranya menghadirkan jutaan kupu-kupu yang berterbangan bebas dalam perutku :')

Sayangnya siih, aku tau, kalimat manis itu nggak lebih dari gombalanmu saja. Bukannya kamu memang selalu begitu sama cewek-cewek yang dekat padamu ituh? :D Mereka (para cewek itu) boleh saja tertipu, tapi nggak untuk aku. I know you so well :p Tapi tetap saja, meski tau itu sekedar gombalanmu, kupu-kupu itu tetap beternak dengan baik di perutku :')

Kalo diinget-inget lagi, nyaris dua tahun yang kita habiskan dengan bernaung dibawah status 'sahabat' itu lucu, ya? Ada-adaaaa aja tingkah konyol yang dilakukan demi bisa bareng :p

Masih inget janjian makan malem di ayam goreng depan adinda? Pake acara jaim lagi. Laper banget padahal, tapi makanannya nggak diabisin. Hahahaha. Atauuu, masih inget nyusun KRS bareng? sengaja mengulang matakuliah yang sama supaya bisa sekelas terus? :D oh atau ini, masih inget tiap fotokopi materi kuliah atau tugas apapun kita selalu pesen dua rangkap. Meski nggak ada titip-titipan dulu sebelumnya. Malah kadang, aku ngopi dua rangkap, kamu juga ngopi dua rangkap. Akhirnya mubazir x))

Tapi aku tau, kita memang butuh waktu selama itu untuk meyakinkan diri. Kamu dengan hatimu. Aku dengan hatiku.

Well, aku nggak peduli. Kalo nyatanya, apa yang terjadi selama ini justru tampak norak, lebai, ganjen.. dan apalah itu.. toh mestinya aku bersyukur.. karena kenorakan, kelebaian, dan keganjenan itulah sekarang aku dan kamu bisa menyebut 'kita'. Iya kan sayang? :)

Aku sayang sama kamu? Jelas. Nggak perlu diragukan lagi. Bahkan aku sudah berulang kali mengatakannya padamu kan? Dan bahwa diluar sana, aku yakin, nggak akan ada yang bisa melakukannya sebaik aku.

Aku bangga punya kamu? Jelas! Siapa sih yang nggak bangga punya pacar paket komplit? Well. Kalo aku jabarkan, aku pasti dibilang norak lagi, deh. Hehe. Yasudahlah.. kita nggak bisa mengatur apa yang orang bicarakan tentang kita kan? Tapi at least, kita bisa memilih loh.. memilih mau mendengarkan atau tidak :)

Tadi di bis pulang ke Prabumulih, aku sebangku sama salah seorang teman kita yang berbeda jurusan. Dia menyatakan betapa kita pasangan yang cocok. Hahahaha. Dia bilang dia suka liat kita bareng. Selalu nampak nggak saling peduli didepan rame. Kayak sahabatan, bukan pacaran. Cuek becandaan sama orang lain, nggak saling cemburu kalo deket sama yang lain. Dan kamu tau? Dia mendoakan sesuatu yang baik buat kita. Tuh, kamu lihat... diluar sana ada banyak doa baik yang ditujukan buat kita kok sayang...

Kita punya banyak teman yang baik, yang mendoakan hal-hal baik pula buat kita. Semoga Allah mendengarkan dan mengabulkan doa-doa baik itu ya sayang. Semoga doa-doa baik itu cukup kuat menjadi tameng untuk segala bisikan jahat, ya? Dan.. semoga.. Allah membalas doa-doa baik itu dengan kebaikan yang berlipat ganda pula untuk mereka. Amin amin amin :)

Dyta sayang wawan :*
Published with Blogger-droid v1.7.4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blog Design ByWulansari