20 November 2011

#DearBebii

.weheartit.

Dear Bebii...
Terimakasih, yaaa.... Kamu memang pacar yang baiiiik.. Nggak pernah berhenti bikin aku merasa spesial... Setiap hari dalam hidup aku, sejak kita saling menggenggam tangan dan nyata saling menyebut 'kita'.
Kadang... aku masih saja egois... Aku berulang kali nggak pengertian, dan masih menuntut banyak hal. Ini dan itu. Padamu. Padahal kamu udah melakukan segalanya. Kamu udah nurutin semua maunya aku.
Maafkan omongan masalah prioritas itu, bebi sayang... Sumpah... Aku bener-bener nggak maksud... Aku tau kamu sayang aku, aku tau aku selalu jadi prioritas bagimu. Aku tau... aku emang nggak pengertian. Maafkan aku ya, bebi sayang?
Abis kamu bilang itu, aku jadi ikutan mikir... Apa sebenernya kriteria prioritas yang aku maksud... Masih bisa aku bilang aku nggak jadi prioritas bagi kamu,, padahal kamu udah selalu nurutin semua maunya aku.
Kamu bahkan nggak tidur semaleman loh gara-gara takut nggak kebangun dan batal ngasih surprise ke aku. Kamu bahkan lebih milih nemenin aku dikostan daripada nonton bola. Kamu juga tetep ngangkat telpon aku padahal kamu lagi maen game sama temen-temenmu. Kamu rela muter balik lagi ke kostan aku, padahal kamu udah setengah jalan balik kekostanmu di Inderalaya sana, cuma gara-gara aku bilang aku kangen.
Dan aku masih bisa bilang aku nggak jadi prioritas bagi kamu? Ahhh, maafkan aku, bebi sayaaaang... Aku emang egois dan nggak pengertian... Padahal saat itu kamu lagi capek... Lagi ribet mikirin persentasi kamu sorenya... Lagi ngantuk karena kurang tidur... dan semua itu demi surprise-an aku...
Aku sayang kamu, bebiii.... Dan aku nggak butuh orang lain... Aku cuma mau kamu ajaa... Mungkin emang aku harus belajar banyak, untuk lebih mengerti kamu...
Aku sayang kamu, bii... Tolong selalu inget mantranya, ya? :)
17 November 2011

.a letter for my self.


Palembang, 17 November 2011.

Dhea,,
Pertama dari segala yang utama... aku cuma pengen bilang selamat... untuk ini dan itu serta apa-apa yang sudah bisa tercapai dalam hidupmu...

Satu hal yang harus selalu kamu inget, dhe...
dalam setiap pencapaian,, akan selalu ada orang-orang yang iri dan ngerasa nggak suka.. mungkin tingkah mereka akan mengganggu kamu,, tapi bersyukurlah,, karena justru dengan adanya mereka,, kamu tau bahwa hidupmu indah... bahwa dalam hidup kamu,, ada sesuatu yang lebih,, yang orang lain nggak punya...

Tidak perlu berkecil hati... Kalau kadang.. Allah masih saja tidak memberikan apa yang kamu inginkan... Berangkat workshop wordisme misalnya... Yakinlah, Dhe... Allah itu Maha Pengatur Rencana... Allah pasti sudah menyiapkan rencana lain yang lebih indah buat kamu. Lagipula,, mungkin,, kamu tidak begitu memerlukan workshop itu :)

Serta mereka yang tak lelah berbisik di belakangmu... Abaikan saja setiap perkataan yang menyakitkan hati... Tentang kamu. Tentang betapa sebenarnya kamu bukanlah orang yang tepat buat wawan. Allah Maha Tau, Dhe... Allah udah ngasih wawan ke kamu... means, Allah aja yakin kamu bisa jaga wawan baik-baik :)

Tidak perlu hiraukan bisikan-bisikan itu, Dhea sayang... Kamu tidak butuh itu untuk sekedar bahagia... Kebahagiaanmu tidak diukur dari seberapa banyak orang yang menyetujui hubunganmu dengan wawan. Yang paling penting dan harus kamu lakukan adalah... buktikan pada semua orang,, terutama pada mereka yang terus berbisiki mencemooh,, bahwa Allah nggak salah menitipkan wawan padamu.aku percaya kamu bisa jaga wawan baik-baik,, bahkan lebih baik dari yang Allah harapkan..

kamu kuat, Dhea sayang :)
tidak akan ada komentar negatif yang akan membuatmu menyerah... mereka yang berbisik itu,, tidak mengenalmu sebaik aku mengenalmu... komentar-komentar mereka tidaklah perlu dimasukkan hati.. cukup dengar,, cukup tau :)

Dan, dhea... mereka hanya iri padamu... pada apa yang kamu miliki.. pada kebahagiaan yang sejatinya setiap orang harapkan...

Kamu berhak untuk kebahagiaan itu, Dhe... You've done anything... years... dan sekarang saatnya kamu menikmati hasil perjuangan kamu itu :)

Coba kamu hitung... berapa kejadian tidak mengenakkan yang harus kamu rasakan? seberapa berat ujian yang kamu lewati. Dan toh kamu melewatinya, kan? aku tau, Dhe.. aku tau kamu tidak gampang digoyahkan.. Kamu bukan orang yang gampang nyerah... Teruslah begitu ya? :)

Dhea,,
Lusa ulang tahunmu yang 21...
selalu jaga kesehatan, ya? kamu toh tau bahwa antibody tubuhmu tidak kuat.. penyakit bergantian menghampiri.. makan dan tidur teratur.. dan jadi lebih rajin lagi yaa :)

Semoga skripsimu dilancarkan, yaaa... supaya gelar Sarjana Ekonomi itu segera melekat di belakang namamu...

Baik-baik sama wawan...

selalu optimis.. hidup dengan jutaan mimpi-mimpi dan kemauan yang kuat untuk mencapainya...

dan jangan lupa untuk selalu bersyukur... pada Allah... atas apa yang udah kamu miliki saat ini :')

I love you, Dhe..
you know that.. I do love you so much :*



-aku-
Published with Blogger-droid v1.7.4
14 November 2011

.jarak.


“Jarak adalah sesuatu yang bisa dikalahkan oleh hati”

Sebaris kalimat yang selalu kita ucapkan, berulang kali, berkali-kali, setiap weekend akan usai dan perpisahan raga akan kembali terjadi. Meski kita berdua sama-sama tau, sebaris kalimat itu tetaplah tidak bisa mengemas baik-baik rasa rindu yang menggebu. Tapi anehnya, meski tau kalimat itu tidak bekerja maksimal, kita tetap mengucapkannya. Sedetik setelah kamu berpamitan pulang dari rumahku, sedetik setelah kamu mengecup hangat keningku.

Dan kalimat itulah... yang berhari-hari setelahnya... semacam menjadi mantra bagi kita berdua yang sama-sama membenci jarak... untuk tetap bertahan... untuk tetap menjaga emosi... hingga weekend kembali datang mempertemukan kita.

Ah, apa harus aku jelaskan disini... bahwa jarak yang memisahkan kita hanya sejengkal? Palembang – Inderalaya dan itu hanya berjarak tempuh tak lebih dari satu jam. Bahkan... aku dan kamu kuliah di Fakultas, Jurusan, dan angkatan yang sama... Tapi... seperti yang kita tau... dan sama-sama berusaha kita pahami... alasan utama itu adalah karena jadwal kuliah kita yang berbeda. Kamu kuliah dan aku libur, begitu sebaliknya.

Mungkin akan terdengar berlebihan. Ketika jarak sejengkal ini harus aku namai perpisahan raga. Apa kabar mereka yang terpisah kota, provinsi, negara, bahkan benua? Tapi toh jarak yang sejengkal ini tetap bertugas memisahkan. Meski sejengkal. Tapi ‘dia’ tetap memisahkan.

Jadilah kita... berdua... sama-sama belajar... menguatkan hati... mengemas rindu... dan berdamai dengan jarak. Iya.. berdamai dengan jarak yang sejatinya sejengkal ini. Meski harus berulang kali tidur pulasmu di malam hari terganggu karena telpon-telpon nggak penting aku, lantas bermenit-menit setelahnya, disela kantuk yang mendera kamu dengan hebatnya, kamu harus menyiapkan telinga mendengarkan rengekan manja aku yang mengadu kangen kamu.

Karena toh tidak ada hal lain yang bisa kita lakukan. Jarak ini tetap ada. Meski sejengkal. Dan bisa mengakibatkan apapun. Bahkan hal terburuk sekalipun. Jarak itu mengakibatkan jeda. Dan jeda itu bisa berakibat bosan. Aku dan kamu sama-sama orang yang tidak mampu berdamai dengan jarak. Sudah banyak cerita kita di masa lalu yang harus terhenti karena jarak mengacaukan segalanya. Cerita kamu dengannya, pun aku dengannya.

Tapi kali ini kita yang diuji jarak. KITA. Aku dan kamu. Dan kita harus belajar melatih diri. Belajar memahami. Belajar menerima. Belajar mengerti kalau jarak memang akan selalu ada.

Dan kita harus percaya... bahwa kita akan baik-baik saja... Kita harus percaya bahwa kita tidak akan pernah kalah oleh jarak... Aku dan kamu akan sama-sama bertahan,, dengan jarak yang sejengkal ini...

Kita akan baik-baik saja...

Karena jarak memang akan selalu dikalahkan oleh hati :)
Published with Blogger-droid v1.7.4

#GalauItuSederhana


Galau itu sederhana.
Bagiku

1. Kamu yang gak ngangkat telpon, nggak bales sms, tapi berseliweran di gariswaktuku..

2. Kamu yang langsung sign out Y!M dan ofline fesbuk saat aku mengirimi sebaris chatt..

3. terpisah jarak dan berjauhan raga denganmu berkilo-kilometer dan berhari-hari lamanya...

4. keliling indomaret nyariin mug angrybirds warna biru dan nggak ada satu indomaret pun yang jual

5. dengerin "Dengar Bisikku - The Rain" dan kemudian mewek..

6. android tersayang full batery tapi nggak ada sinyal atau jaringan jelekkk...

7. kangen kamu


...

dan menjadi galau memang selalu sesederhana itu...
Published with Blogger-droid v1.7.4
12 November 2011

.tetaplah begitu.

just gonna stand there watch me burn, well that's allright because I like the way it's hurt...


just gonna stand there and hear me cry, well that's allright because I love the way you lie..

...
....
...
...


Jadi, sudah berapa kali aku dan kamu berusaha menghindari fakta ini? selama dua tahun aku dan kamu saling menggenggam tangan tanpa pernah menyebut kita? Sudah sejauh mana kita berlari dari kenyataan yang amat sangat nyata ini?

Aku tepatnya!

Kamu mungkin tidak pernah menghindari apapun. Kamu mungkin menjalani apa yang memang semestinya kamu jalani. Kebahagiaan yang amat sangat sederhana bagimu. Seulas senyum di pagi hari dari dia yang memang berhak memberikannya untukmu.

Aku? Haha. Jangan ada yang berani tanyakan pertanyaan retoris itu. Aku memang hanya seorang gadis bodoh yang teruuuus saja berlari kencang, berusaha mengalahkan waktu, berusaha sejauh mungkin dari kenyataan.

Ah!!!

Juga coba hitung, berapa dering telpon yang mesti kamu angkat dengan sembunyi-sembunyi dan berbicara dengan berbisik saat aku dan kamu sedang bersama? Berapa adegan mesra yang mesti kamu tahan padahal dia memang berhak untuk itu.

Demi aku!!

Dan... lihat... setumpuk alasan yang sudah menggunung itu... Menemani mamah belanja? Menjemput adik les? Ngumpul sama sahabat? Padahal nyatanya kamu sedang bersama dia yang memang berhak atas waktumu itu.

Ya! Kamu benar, sayang... Aku tahu semua kebohongan itu. Aku tau, sayang... Aku hanya berusaha mengabaikannya.

Aku... seperti yang selalu aku lakukan... berusaha sejauh mungkin menghindari kenyataan itu. Berusaha semampuku membohongi hati dan menerima semua alasan tak masuk akalmu itu.

Kenapa tak jujur saja?

Kamu toh berhak atas apapun itu. Pergi dengan dia. Mengangkat telpon dia. Menggandeng mesra tangannya. Iya, sayang. Didepanku pun. Kamu berhak untuk itu, sayang.

Tapi...

Tetaplah begitu, ya? Menjaga apa yang semestinya tidak perlu kau jaga.

Iya, sayang.. Perasaanku. Hatiku.

Tetaplah begitu, ya? Berbohong ini itu, berusaha menutupi kenyataan kamu dengan dia. Bawa aku berlari sejauh mungkin dari kenyataan ini, ya, sayang.

Tetaplah begitu...

Aku menikmatinya. Sungguh!


*based on I love the way you lie - Rihanna ft eminem... ditulis untuk.#11projects11days nya @nulisbuku
Published with Blogger-droid v1.7.4
9 November 2011

If you were mine

If You Were Mine... then I know, I don't need another one... 
Kamu punya segala hal yang aku harapkan... Meski berulang kali kamu teriak,, kamu adalah laki-laki yang tidak bisa diandalkan,, tapi seperti yang selalu terjadi,, kamu lah orang pertama yang aku cari saat aku senang maupun sedih....
Kamu punya segala hal yang aku butuhkan.. Kesabaran tingkat tinggi,, keahlian mengendalikan mood baik yang aku milikki,, jutaan kalimat penenang saat emosiku sedang memuncak,, dan yang paling penting adalah genggaman tangan serta senyuman yang menyejukkan...
Kamu selalu tau caranya menempatkan diri dihidupku... Kamu bisa jadi segalanya... Kakak yang menjaga,, adek yang manja,, sahabat yang selalu mendengarkan,, juga pacar yang teramat sangat perhatian...
So, if you were mine, kenapa aku mesti butuh yang lain? :)



BLOGGER CONTEST "IF YOU WERE MINE" a novel by Clara Canceriana
8 November 2011

Bahagia itu sederhana

Bahagia bagi saya itu sederhana...
Punya pacar seperti kamu salah satunyaa...
yang nggak pernah marah digangguin lewat telpon tengah malem,, yang dengan sabar mendengarkan rengekan manja pacarnya yang lagi kangen...

Bahagia bagi saya itu sederhana...
Saat sedang mengeluh tentang jerawat yang akhir-akhir ini bersemi di muka saya,, kamu tersenyum dan berkata "mau kamu jerawatan pun enggak, aku tetep sayaaang banget sama kamu" :')

Bahagia bagi saya itu sederhana...
Ketiduran pas lagi smsan sama kamu,, terus bangun-bangun besok paginya ngecek handphone dan ada beberapa new messages dari kamu... salah satu sms itu berbunyi... "I love you" :)

Bahagia bagi saya itu sederhana....
Jadwal kuliah kita dihari jumat mendadak kosong, dosennya berhalangan hadir, sehingga kita punya seharian bareng. Jumat itu hari kencan kita kan, sayang? :)

Bahagia bagi saya itu sederhana...
saat kamu mem-pause game yang sedang kamu mainkan demi mengangkat telpon nggak penting saya. Telpon yang lagi-lagi hanya berisi rengekan manja saya yang kangen kamu :)

Bahagia bagi saya itu sederhana....
saat kamu lebih memilih menemani saya dikostan daripada menonton pertandingan bola liga favorite mu...
Bahagia bagi saya itu sederhana...
saat kamu rela dingin-dinginan, ngantuk-ngantukan, nganterin saya makanan buat sahur... karena kamu nggak mau saya keluar sendiri sepagi itu... karena kamu takut saya kenapa-kenapa :)

Bahagia bagi saya itu sederhana...
nu green tea dingin dan genggaman tangan kamu yang menenangkan itu sudah jauuuh dari kata cukup... lalu kita berdua akan duduk bersisian sepanjang malam,, dan berbagi tentang banyak hal...

Bahagia bagi saya itu sederhana...
sesederhana kamu mengakui saya sebagai pacar kamu di dunia nyata juga di dunia maya :)

Bahagia bagi saya itu sederhana...
kecupan hangat di jidat saat kamu akan pulang dari rumah saya...



Bahagia bagi saya itu... sederhana... amat sangat sederhana... dicintai kamu sepenuh hati... selamanya :)
Blog Design ByWulansari