24 Juli 2018

[Blog Tour] Contract Partner a Review

 Identitas Buku


Judul Buku : Contract Partner
Penulis : Mrs. Mathrange
Penerbit : Roro Raya Sejahtera (Twigora)
Jumlah Halaman : 368++
Harga : Rp. 86.000,-



 Tagline


Bahagia tak pernah sederhana

Blurb

MUNGKIN SUATU HARI NANTI KAU AKAN MENGERTI,
KALAU HATI TIDAK DICIPTAKAN UNTUK MENGHANCURKAN HATI ORANG LAIN.

Benar-benar sulit dipercaya, seorang CEO tampan dan muda seperti Julian Reed melamar Jane Fisher, salah satu pegawai di perusahaannya.
Sayangnya, ini sungguh berbeda dengan plot cerita romantis yang selama ini dia dengar dan baca. Malah, ketika dilamar, Jane merasa itu adalah kali pertama bosnya itu berbicara padanya.
Kejadiannya pun sangat cepat dan blak-blakan. Di ruang kerjanya, Julian menyodorkan sebuah amplop cokelat berisi dokumen ke arah Jane. Perempuan itu benar-benar terkejut ketika membaca tulisan bold di halaman pertamanya:
 
KONTRAK PERNIKAHAN
ANTARA JULIAN REED DAN JANE FISHER

Meskipun terasa ganjil, Jane akhirnya mengambil risiko dengan menandatanganinya.
Sesuatu yang belakangan dia sesali ketika akhirnya tahu alasan sebenarnya Julian mau menikahinya....


Review
Membaca judul novel ini, kalian pasti sudah menebak akan kemana arah cerita dalam novel ini. Yap. Betul sekali, kisah dalam novel mudah sekali ditebak lewat judul bukunya. Yang mana gue suka. Karena apaaaa.... Karena bikin gue punya gambaran yang jelas sebelum beli buku. Dan gak kecewa ditengah jalan saat membaca buku karena isinya gak sesuai dg judul dan ekspektasi gue.

Tapi novel kali ini gue ga beli. Alhamdulillah dapet gratisan dari twigora karena berkesempatan jadi salah satu host untuk blog tour-nya. Ga cuma bukunya, gue juga dapet Special Box yang isinya buanyaaaak banget. Alhamdulillah, ya. Rejeki emang gak kemana-mana...

Jadi, buku ini adalah salah satu #rorowattpad. Seperti yang bisa kalian baca di Ask Author, Mrs. Mathrange emang menggunakan media Wattpad dalam menulis dan menyelesaikan buku ini. Dan berdasarkan informasi di cover, buku ini sudah dibaca lebih 2,4juta kali di Wattpad. Wooow... Saking penasarannya, sebelum paket buku tiba ke gue, gue sempet searching di Wattpad (kebetulan anaknya udah download Wattpad dan mulai nulis disana hahahaha)

Sekian prolog yang begitu panjang. Mari membahas isi buku...

Julian Reed adalah seorang CEO di perusahaan tempat Jane Fisher bekerja. Julian terkenal kejam dan sulit mentolerir kesalahan bawahannya, sekecil apapun itu. Bahkan ada karyawannya yang dipecat hanya karena dia salah mengetik nama salah satu klien.

Julian juga merupakan bos yang tidak begitu akrab dengan karyawan-karyawannya, bahkan bisa dibilang bahwa dia sama sekali gak pernah ngobrol dengan karyawannya. Tidak ada yang berani atau masuk keruangan Julian kecuali karena dipanggil beliau untuk kemudian dipecat. Ya. Dipanggil Julian keruangannya adalah salah satu momok bagi seluruh karyawannya. Karena, Julian hanya memanggil karyawan untuk masuk keruangannya apabila dia ingin memecat mereka. Hanya ada satu orang kepercayaan Julian, yaitu Tuan Coleman. Seorang laki-laki yang sebenarnya sudah terlalu lanjut usian untuk masih bekerja.

Lalu tibalah saatnya bagi Jane Fisher dipanggil keruangan kerjanya. Tapi ternyata bukan untuk dipecat, melainkan diberikan sebuah kontrak pernikahan. Julian meminta Jane menjadi istrinya. Dan disinilah drama dimulai...

Gue suka cara bercerita Mrs. Mathrange. Mungkin karena settingnya di Mahattan, New York, juga nama-nama tokoh didalamnya bukan nama orang Indonesia, membuat novel ini berasa seperti novel terjemahan yang diterjemahkan dengan sangat baik kedalam bahasa indonesia sehingga pembaca bisa menikmati cerita dengan baik. Karena tau sendiri kan ya, gak banyak novel terjemahan yang diterjemahkan dengan bahasa yang tidak kaku.

Ide ceritanya menarik. Sebenarnya mungkin sudah ada cerita-cerita tentang kontrak pernikahan semacam ini sebelumnya, maksud gue ide cerita macam ini bukanlah suatu ide cerita baru yang aneh. Namun Mrs. Mathrange mengemas ceritanya dan menyajikannya dengan sangat baik sehingga membuat buku ini terkesan berbeda. Tidak terlalu banyak konflik dan tidak terlalu banyak tokoh-tokoh didalamnya membuat gue menikmati jalan cerita, gak bikin pusing dan gak bikin mikir terlalu keras. Alur maju yang tidak terlalu cepat juga tidak terlalu lambat serta POV orang ketiga (dalam hal ini si Jane) juga bikin gue menikmati membaca lembar demi lembar sampai tau-tau aja udah di ending.

Tidak ada kejutan selama membaca novel ini, karena semuanya berjalan seperti apa yang memang gue pikirkan. Yang juga tergambar dan bisa ditebak melalui judul buku dan blurb di back cover. Tapi ending ceritanya sungguh diluar dugaan gue. Seriously. Gue gak menyangka endingnya bakal begitu. Gue mikirnya ada dua. Kalo happy ending ya akhirnya Jane dan Julian bahagia sampai kakek nenek terlepas dari apapun alasan Julian mengajukan Kontrak Pernikahan pada Jane. Kalo sad ending ya ujungnya mereka cerai. Gitu. Tapi ternyataaaa tebakan bidadari dua-duanya salah, sodara-sodara!! Dan itu salah satu yang lagi-lagi gue suka dari novel ini. Karena setelah sekiam ratus halaman merasa datar-datar aja dan bikin yakin bahwa semuanya ketebak, eeehh surprisenya ternyata ada di ending...

Eh by the way gue gemes dong ya ama si Julian Julian ini. Kadang so sweet, ampe bikin gue juga meleleh. Dilain kesempatan doi nyebelin minta banget didorong ke jurang. Hih! Dan si Jane ini juga dong, kenapa gampang banget sih luluhnya. Huhu. Udah gitu kenapa juga masiiiih aja baik ama Julian padahal udah tau kenyataan-kenyataan yang menyakitkan. Termasuk alasan Julian menikahi Jane yang ternyata semata-mata bukan karena cinta. Udah gitu yaaaaa si Julian itu ya ampun apa gak ada yang lain diotaknya selain urusan bisnis dan perusahaannya?? *nah kenapa gue yang bete ya...

Selain Jane, Julian, Tuan Coleman dan beberapa tokoh pelengkap lainnya (Danny, Beatrice, Tom, Jim dan Kakeknya, Thompson, dll...) ada satu sosok tokoh pelengkap bernama Shopie yang tiba-tiba datang dari masa lalunya Julian. Dan shopie juga jadi salah satu konflik yang cukup bikin geregetan didalam novel ini. Jadi, Siapakah Shopie ini sebenarnyaaaa? Temukan jawabannya dengan membaca novel ini :p

Oh, dan didalam buku ini juga ada adegan dewasa yang cukup detil. Sehingga wajar kalo pada bagian ISBN ada kode 17+ karena emang cocok dibaca untuk mereka-mereka yang udaj cukup umur. Dedek dedek gemes jangan baca ya, baca buku pelajaran aja udah paling bener. Okay.

Sekian tentang isi buku dam cerita, kemudian gue mau ngobrolin masalah teknis dikit. Dikit aja kok. Hehehehe.

Pada beberapa bagian gue menemukan adanya kesalahan ketik nama. Seharusnya Jane yang bicara, tapi disitu malah tertulis Shopie. Lupa gue halaman berapa, pokoknya ada. Tapi ga begitu mengganggu kok dan entah kenapa juga ya gue mau bahas ini. Hahahaa.

Daaaan, Warna covernya menarik. Cukup eye catching kalo diletakkan diantara buku-buku lain di toko buku. Warnanya ga ngejreng norak, tapi cukup mencolok dan yang pasti meneduhkan. Mengingatkan gue pada warna favorite gue sekian tahun silam dan biarlah menjadi kenangan saja. *apa sih

Selebihnya sih oke. Banget.

Sekian reviu ala ala gue. Semoga cukup sebagai bahan pertimbangan kalian dalam memilih buku bacaan. Dan buku ini sangat sangat gue rekomendasikan untuk kalian beli dan baca. Bukan karena postingan ini bersponsor ya. Tapi pembaca blog gue pasti tau kalo reviu gue selalu jujur apa adanya. Yaaa meskipun isi blog ini kacau balau random ga karuan tapi reviu reviu bukunya bermanfaat kan.. Kan... Ke-PD-an.

Photo Challenge

Dan sebagai host, gue ditantang untuk berfoto dengan buku ini. Baiklaaaah, fotoan doang mah bukan sesuatu yang susah (itu dulu, sebelum negara api menyerang dan badan mamak jadi lebar hahaha). So, here's my picture. Mohon maaf sebelumnya jangan dihina badan lebar mamak mamak habis melahirkan ini ya... Baca buku adalah alasan untuk tetap waras, disela status baru sebagai seorang Ibu. Dan sejak ada anak bayi ini, jadwal baca buku Mami kudu sambil jagain dia. :D



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blog Design ByWulansari